| Batik Cap |
|
|
| Tuesday, 19 August 2008 | ||||||||||
|
Ketika masa penjajahan Belanda, pada tahun 1905 berdiri organisasi Serikat Dagang Islam yang diprakarsai oleh K.H. Samanhudi, salah satu saudagar batik di Laweyan. Pada masa inilah muncul teknik baru pembuatan batik dengan menggunakan cap. Dengan bantuan cap, proses pembuatan batik dapat dipersingkat dan tidak menuntut keahlian seperti pada pembatik batik tulis, sehingga bisa menekan biaya produksi serta sangat produktif. Alat Cap ![]() Proses nge-cap
Untuk membuat sehelai kain batik tulis diperlukan waktu sekitar satu bulan tergantung tingkat kesulitannya. Sedangkan dengan menggunakan cap, sehari dapat dihasilkan rata-rata dua puluh helai kain batik. Ini suatu inovasi industri yang sangat menjanjikan harapan baru bagi para pengusaha untuk meraih kesuksesan. Sejarahpun juga mencatat pada masa era KH. Samanhudi industri batik mencapai puncak keemasannya.
Contoh Motif Batik Cap
|
||||||||||
| < Sebelumnya |
|---|






![]() | Hari Ini | 6 |
![]() | Kemarin | 37 |
![]() | Minggu Ini | 197 |
![]() | Bulan Ini | 448 |
![]() | Semua | 16315 |